5 Alasan Pintu Ruang Tidur Jangan Terlihat dari Ruang Tamu, Karier dan Rumah Tangga Bisa Terancam
Mengatur penempatan ruang pada lahan yang sempit, dengan lebar lahan hanya sekitar 6 m atau 7 m, memang tidak mudah.
Kamar tidur seringkali diatur dalam komposisi yang berderet, sehingga kelegaan ruang didapat.
Salah satu kamar tidur umumnya diletakkan di sisi depan, kemudian disambung dengan kamar tidur lain di belakangnya.
Sementara itu, ruang di sebelahnya dijadikan ruang tamu dan diteruskan sebagai ruang makan atau ruang keluarga, tergantung luas tanah.
Dengan demikian, pintu kamar tidur akan terlihat langsung dari ruang tamu.
Menurut Mas Dian, MRE, masalah Feng Shui yang sering terjadi pada lahan yang sempit, berkaitan dengan masalah pintu kamar tidur berada di ruang tamu.
Komposisi ini dalam Feng Shui dinilai kurang baik, sebab sering membuahkan dampak yang merugikan karier dan keharmonisan keluarga.
Di masalah karier, penghuni akan sering dirugikan oleh pihak luar, yang disebabkan oleh rasa iri dan dengki.
Akhirnya, rasa ini menghambat bahkan mencelakakan karier penghuni.
Sedangkan masalah keharmonisan keluarga sering berkaitan dengan masalah godaan.
Jenis godaan yang dimaksud memiliki dua arti sebagai berikut.
Pertama, suami atau istri mudah tergoda oleh rayuan dari pihak luar yang menyebabkan ketidak setiaan.
Hal ini disebabkan karena situasi juga tekanan yang kurang baik dari komposisi Feng Shui.
Apabila keimanan penghuni tidak kuat, maka pengaruh buruk ini dengan cepatnya dapat mempengaruhi kehidupan.
Kedua, suami atau istri mudah terjebak dalam berbagai bujukan yang menyebabkan kerugian material yang cukup banyak.
Hal ini disebabkan komposisi tata ruang yang menyebabkan ketidaknyamanan, sehingga pikiran dan konsentrasi mudah dipengaruhi atau dikendalikan oleh orang lain.
Menurut Feng Shui, tindakan paling baik yang dapat dilakukan penghuni adalah mengatur agar pintu kamar tidur tidak tampak dari pintu masuk.
Kondisi dalam kamar tidur yang bisa terlihat oleh orang luar yang duduk di ruang tamu, sudah tentu akan menimbulkan dampak yang buruk bagi pemilik rumah.
Apabila ini berlangsung dalam waktu yang lama, tidak menutup kemungkinan tamu yang memiliki pikiran buruk akan menggunakan berbagai siasat untuk merayu penghuni agar bisa dijadikan korban.
Ketiga, di sisi lain, kalau ada tamu yang datang dan penghuni kamar tidur belum merapikan diri, ini juga akan menimbulkan problem.
Empat, sebaliknya, tamu yang tak kunjung pulang juga akan merepotkan penghuni untuk beristirahat.
Masalah ini lama-lama bisa menyebabkan perselisihan di antara penghuni.
Baca Juga: Tak Hanya Dari Sisi Feng Shui, Ini 3 Alasan Mengapa Dapur Pantang Bersebelahan dengan Kamar Tidur
Suami istri pun bisa saling berselisih pendapat.
Kelima, pihak tamu (yang berpikiran baik) kadang juga merasa sungkan, sebab situasi yang serba terbuka dari kamar tidur dapat menimbulkan rasa tidak nyaman.
Menerapkan Feng Shui dalam kamar tidur dengan tepat dapat menyokong kehidupan asmara dan membuat kamu mudah beristirahat dan merasa memegang kendali.
Dengan demikian jika kamu mempertimbangkan solusi kamar tidur yang menghadap ke ruang tamu.
Kamar tidur seringkali diatur dalam komposisi yang berderet, sehingga kelegaan ruang didapat.
Salah satu kamar tidur umumnya diletakkan di sisi depan, kemudian disambung dengan kamar tidur lain di belakangnya.
Sementara itu, ruang di sebelahnya dijadikan ruang tamu dan diteruskan sebagai ruang makan atau ruang keluarga, tergantung luas tanah.
Dengan demikian, pintu kamar tidur akan terlihat langsung dari ruang tamu.
Menurut Mas Dian, MRE, masalah Feng Shui yang sering terjadi pada lahan yang sempit, berkaitan dengan masalah pintu kamar tidur berada di ruang tamu.
Komposisi ini dalam Feng Shui dinilai kurang baik, sebab sering membuahkan dampak yang merugikan karier dan keharmonisan keluarga.
Di masalah karier, penghuni akan sering dirugikan oleh pihak luar, yang disebabkan oleh rasa iri dan dengki.
Akhirnya, rasa ini menghambat bahkan mencelakakan karier penghuni.
Sedangkan masalah keharmonisan keluarga sering berkaitan dengan masalah godaan.
Jenis godaan yang dimaksud memiliki dua arti sebagai berikut.
Pertama, suami atau istri mudah tergoda oleh rayuan dari pihak luar yang menyebabkan ketidak setiaan.
Hal ini disebabkan karena situasi juga tekanan yang kurang baik dari komposisi Feng Shui.
Apabila keimanan penghuni tidak kuat, maka pengaruh buruk ini dengan cepatnya dapat mempengaruhi kehidupan.
Kedua, suami atau istri mudah terjebak dalam berbagai bujukan yang menyebabkan kerugian material yang cukup banyak.
Hal ini disebabkan komposisi tata ruang yang menyebabkan ketidaknyamanan, sehingga pikiran dan konsentrasi mudah dipengaruhi atau dikendalikan oleh orang lain.
Menurut Feng Shui, tindakan paling baik yang dapat dilakukan penghuni adalah mengatur agar pintu kamar tidur tidak tampak dari pintu masuk.
Kondisi dalam kamar tidur yang bisa terlihat oleh orang luar yang duduk di ruang tamu, sudah tentu akan menimbulkan dampak yang buruk bagi pemilik rumah.
Apabila ini berlangsung dalam waktu yang lama, tidak menutup kemungkinan tamu yang memiliki pikiran buruk akan menggunakan berbagai siasat untuk merayu penghuni agar bisa dijadikan korban.
Ketiga, di sisi lain, kalau ada tamu yang datang dan penghuni kamar tidur belum merapikan diri, ini juga akan menimbulkan problem.
Empat, sebaliknya, tamu yang tak kunjung pulang juga akan merepotkan penghuni untuk beristirahat.
Masalah ini lama-lama bisa menyebabkan perselisihan di antara penghuni.
Baca Juga: Tak Hanya Dari Sisi Feng Shui, Ini 3 Alasan Mengapa Dapur Pantang Bersebelahan dengan Kamar Tidur
Suami istri pun bisa saling berselisih pendapat.
Kelima, pihak tamu (yang berpikiran baik) kadang juga merasa sungkan, sebab situasi yang serba terbuka dari kamar tidur dapat menimbulkan rasa tidak nyaman.
Menerapkan Feng Shui dalam kamar tidur dengan tepat dapat menyokong kehidupan asmara dan membuat kamu mudah beristirahat dan merasa memegang kendali.
Dengan demikian jika kamu mempertimbangkan solusi kamar tidur yang menghadap ke ruang tamu.

Comments
Post a Comment